Sabtu, November 25, 2017

Berkompromi dengan Waktu (2016 draft & posting di 2017)

Apakah ini yang namanya malas? Sepanjang tahun 2015 saya tak pernah satu pun membuat tulisan ilmiah.  Ingin rasanya menyalahkan pimpinan, karena menempatkan saya di kampus 2 yang jaraknya 21 km dari rumah dan menempuh waktu sekitar 40 menit setiap harinya.  Ruangan yang agak sedikit panas, karena belum ada fasilitas AC, sehingga ketika pulang 21 km dan 40 lagi di tempuh menyebabkan energi untuk menulis habis.  Energi untuk keluarga terutama anak-anak pun hanya sisa. Maafkan saya pimpinan, karena telah menjadikan Anda-Anda menjadi kambing hitam.

Tahun 2016 selain tugas rutin di Subag Akademik, Kemahasiswaan dan Alumni juga mendapat amanah untuk mengajar...................................................................

Minggu, Januari 15, 2017

Satu Tahun Seribu Cerita


2016 telah berlalu, namun cerita itu belum basi...

Ketika tunjangan yang saia terima adalah rejeki orang lain yang dilewatkan saia. Satu tahun rekor terbang dari Pulau Kalimantan ke Pulau Jawa tanpa SPPD lebih dari sekali. Luar biasa kerens, Allah Maha Kaya karenaNya saia bisa!!!  Bapak sakit bulan Februari, kemudian Ibuk sakit ketika saia harus melakukan mamografi, lanjut Bapak terkena serangan stroke kedua.  Momen Muktamar, yes from my own 'kantong' hehehehe...Seminar sekalian temu alumni sama tementemen S2 sekalian nganter BapakIbuk ke Sidoarjo. Awal Desember menengok salah satu pintu surga dengan anakanak dan suami. Akhir desember kembali menjaga Bapak yang harus di rawat di RS setelah 2 malam di ICU...

Welcome 2017....Makasih Gusti Pangeran atas semuanya.  Bismillah mudahmudahan keberkahan selalu menyertai langkahku dan seluruh orangorang yang kusayang.  Aamiin..



Rabu, Januari 13, 2016

Amazing Journey


Kalimat takbir tahmid dan tahlil terucap...

Ya, mengawali 2016 dengan memenuhi panggilanNya...Baitullah.  Kami berdua berbulan madu di rumahNya.  Bagi kami hal itu amazing, karena kami bukan berasal dari keluarga yang 'rich' yang setiap anak mendapat hadiah untuk berumroh atau berhaji.

Air mata tak terbendung ketika mata tertuju pada Ka'bah..dan alhamdulillah Allah memudahkan semuanya.

Menginjakkan kaki di kota Madinah, hawa dingin langsung menyambut.  Suhu 14 derajat...dan ruginya, saya kadang lupa berdoa, sehingga terkadang harus ke toilet dan pernah masbuk sholat.

Berprasangka dalam hati dan sandalpun hilang, kacamata hitam pecah, kaos tangan tersisa sebelah.  Terima kasih ya Allah masih mengingatkan saya.

Ketika sholat subuh di Masjidil Haram, dan imam membaca QS.ArRahman, air mata jatuh sepanjang sholat.  Tidak ada yang tidak boleh tidak saya syukuri.  semua Allah kasih untuk saya.  Orang tua saya yang renta masih mau menemani cucu-cucunya selama kami tinggal.  Pengasuh anak-anak yang welas asih, teman-teman atasan dan tim yang mensupport, anak-anak yang sehat, laki-laki dan perempuan.  Kesehatan, kesempatan, karir dan keluarga yang seimbang.  Semoga demikian juga dunia dan akhirat saya.  Aamiin

Dan kami berdoa, masih terus diberi kesempatan untuk mengucapkan Labaik Allahuma Labaik, Labaikkalasarikalaka Labaik...............................

Kamis, Desember 31, 2015

Mentari di pagi 1 Januari

Alhamdulillah..jumat menyapa di 1 januari 2016

Pekerjaan di 2015 masih tersisa.  Harus tetap diselesaikan karena kadang tak disiplin dengan waktu alias terlalu banyak iklan..Untung banyak teman disekelilingku maka tangan Tuhan mulai bekerja melalui mereka.  Thanks God, thank you my friends..

Hasil rapor Alya yang biasa, tapi tidak biasa untuk kemampuannya mengimitasi.  Arfan yang kritis membuat hari-hari lelah selepas bekerja menjadi ringan atau sebaliknya, menjadi pikiran tersendiri.

Mengakhiri 2015 dengan mundur dari jabatan struktural tapi tidak diterima oleh atasan di fakultas dan banyak teman.  Memulai 2016 dengan bismillah mengunjungi rumahNya bersama abi Alya dan Arfan.  Memohon ampun dan memohon pertolonganNya.

Target selanjutnya di 2016?


Selasa, Desember 08, 2015

Keajaiban

2 minggu setelah tulisan sebelumnya, SK itu kutandatangani...ga terlalu bahagia diri ini.  Bukan karena tak bersyukur (kepercayaan itu mahal mbak fita said WR1) tapi tugas yang akan kuemban akan lebih berat walau itu disertai dengan kenaikan rupiah yang akan masuk ATM.

Bertemu dengan tim yang menyenangkan dengan beraneka karakter membuatku bersemangat, tetapi tidak mengurangi stres ringan (istilahku) (ada komentar 'kok sering sakit, sering konsumsi obat, santai aja ga usah terlalu dipikirkan tapi dikerjakan, hehehehe')

Jarak rumah dan kantor yang semakin jauh 21km x 2 (PP) intensitas bertemu alya dan arfan yang semakin berkurang karena lelah dan ingin tidur ^_^ menjadi salah satu yang berkecamuk di kepala.

Allah pasti punya rencana, tinggal diri ini mau meminta atau tidak....seperti permintaan dalam setiap doaku, mudahmudahan segera terwujud di akhir tahun ini.  Aamiin

Kamis, Maret 05, 2015

Astagfirullah

Mungkin judul diatas yang tepat untuk menggambarkan kevakuman blog pribadi saya selama 1 tahun 3 bulan.  Waktu terlalu cepat berlalu, banyak cerita tapi tak sempat tertulis.  Sedemikian sibuk kah diri ini?  Beberapa kali senjakata mengajak untuk menulis di kanet media, menanyakan mana buku baru atau dosen cantiq unram yang mengirim alamat web yang mengumumkan lomba penulisan artikel tentang perempuan dan anak...aargh

Yang terpenting, alya dan arfan semakin tumbuh dan berkembang.  Membutuhkan perhatian lebih.  Mobil hadiah dari suami untuk ultah tahun 2014 bisa membawa mereka berdua jalan-jalan.  Bantuan bu ana membereskan rumah, meringankan tugasku.

Jadi hanya ada satu kata yang bisa kuucapkan, alhamdulillahirrabil'alamin...
Semangaaaaaaatttttt!!!

Rabu, Desember 18, 2013

GadoGado akhir tahun 2013

Tahun 2013 sudah diujung.  Yang terpenting adalah tahun baru Islam 1435 baru dimulai.  Tetapi yang jauh lebih penting adalah apa yang baru dalam diri ini.  Naik turun, pasang surut kehidupan yang ku alami semua sudah menjadi rencanaNya. 
Berjuang untuk legalitas menjadi a lecturer, berjibaku di organisasi perempuan lengkap dengan segala pernak-perniknya dan ternyata ga gampang, dan mungkin tahun 2014 akan mulai dikurangi frekuensinya.  Fokus pada pekerjaan dan yang paling terutama adalah anakanak yang diamanahkan Tuhan.
Biduk rumah tangga yang tidak selalu mudah untuk dilalui.  Mimpi yang berbeda yang dimiliki oleh masingmasing kepala membawa konsekuensi logis.  Biarlah orang lain heran, karena yang menjalanipun tergagapgagap.
Usia orang tua yang semakin senja sementara satu anak jauh dari pelupuk mata.  Tuhan, apakah ketidaksetujuan pimpinan di instansiku menjadi pertanda untukku agar lebih mudah untuk pulang ke kampung halamanku?
Banyak keinginanku tapi aku tahu Kau akan memberikanku yang terbaik.  Berikan aku selalu kekuatan untuk berhuznudzon kepadaMu.